Sebuah harapanku jika ku ukir wajah cintanya
Dalam sebuah pahatan asmara yg begitu indah
Dan ku tata sepotong demi sepotong laksana arca
Agar ternilai,menjadikan permata.....
Yg kan terpacar cahaya mengendus,menembus hatinya
Namun,dengan sepuntung batu batu
Ingin ku temukan yg masih terbungkus kaku
Di ujung penantian malamku,yg membuat aku dungu
Sementara wajah cintanya sulit ku ukir dengan jari jemariku
Kesaktian pancasila
Dalam pengharapan tentang sosok pahlawanku
dari raga hingga ke jiwa........
dari jejakmu hingga langkahmu...
yg tertinggalkan di bumi TUHAN ini
meski sejengkal kenang memudar
namun segenggam harap manismu terdengar
sebab,engkau adalah sang pahlawan
yg tak sedikitpun berdegub jantung berdetak,
yg hanya karna letusan senapan serdadu melesat,
akan tetapi terdengar merdu di telingamu
wahai engkau pahlawanku.....
selamat jalan....
selamat menikmati...doa-doa...
yang kami panjatkan untukmu
meski hanya dengan memunguti helai demi helai doa
yang meninabobokanmu di ranjang syurga
merah putihmu engkau persembahkan
untuk anak cucumu,dan
menghangatkan dalam jiwa
memurnikandalam kenangan bangsa
yang memutihkan langit untuk KITA
yang memerahkan tanah untuk INDONESIA.
dari raga hingga ke jiwa........
dari jejakmu hingga langkahmu...
yg tertinggalkan di bumi TUHAN ini
meski sejengkal kenang memudar
namun segenggam harap manismu terdengar
sebab,engkau adalah sang pahlawan
yg tak sedikitpun berdegub jantung berdetak,
yg hanya karna letusan senapan serdadu melesat,
akan tetapi terdengar merdu di telingamu
wahai engkau pahlawanku.....
selamat jalan....
selamat menikmati...doa-doa...
yang kami panjatkan untukmu
meski hanya dengan memunguti helai demi helai doa
yang meninabobokanmu di ranjang syurga
merah putihmu engkau persembahkan
untuk anak cucumu,dan
menghangatkan dalam jiwa
memurnikandalam kenangan bangsa
yang memutihkan langit untuk KITA
yang memerahkan tanah untuk INDONESIA.
Langganan:
Postingan (Atom)